WhatsApp Siap Cari Duit dari Aplikasi Bisnis dan Simbol Centang Hijau


Ilustrasi WhatsApp

Ilustrasi WhatsApp (Foto: Pixabay)

Aplikasi pesan instan WhatsApp saat ini mulai menguji aplikasi sekaligus fitur baru yang ditujukan khusus untuk pengguna bisnis mulai dari UKM hingga perusahaam besar, agar bisa menawarkan dagangan kepada konsumen yang ditargetkan.

Aplikasi terbaru mereka ini bernama WhatsApp Business, dan ini akan menjadi aplikasi mandiri yang terpisah dengan aplikasi utama WhatsApp yang banyak dipakai pengguna pada umumnya.

WhatsApp Business nantinya bisa dipakai secara gratis. Tapi, WhatsApp Business juga punya layanan berbayar untuk pemilik usaha untuk membuka beberapa fitur tambahan. Beberapa fungsi yang akan ditawarkan oleh aplikasi Business mencakup kemampuan untuk membuat profil terverifikasi dengan informasi seperti alamat, deskripsi, dan jam kerja.

“Kami sedang membangun dan menguji alat baru melalui aplikasi WhatsApp Business gratis untuk perusahaan kecil dan solusi usaha untuk perusahaan besar yang beroperasi dalam skala besar dengan basis pelanggan global, seperti maskapai penerbangan, situs e-commerce, dan bank,” tulis WhatsApp di blog resminya, Selasa (5/9).

WhatsApp berkata pihaknya akan memberikan simbol centang hijau kepada akun bisnis yang telah terverifikasi. Jadi, jangan heran jika dalam waktu dekat ini kamu melihat ada simbol centang hijau di sebelah nama kontak di WhatsApp, karena itu menandakan eksistensi akun bisnis.

Aplikasi WhatsApp Business ini disebut bisa menjadi solusi bagi pelaku bisnis global dalam menawarkan pelayanannya kepada konsumen dengan notifikasi yang bermanfaat, seperti waktu penerbangan, konfirmasi pengiriman, dan lain sebagainya.

Tidak menutup kemungkinan akan ada fitur chatbot yang bakal mengelola obrolan dengan konsumen saat di luar jam kerja atau ketika penjual tidak dapat merespons obrolan saat itu juga.

Percakapan dengan akun bisnis akan terenkripsi. Nama akun bisnis bakal secara otomatis muncul dalam daftar kontak walau pengguna WhatsApp tidak menyimpan nomornya. Akun bisnis bisa memberikan pesan berantai atau membuat nama mereka muncul paling depan dalam mesin pencari WhatsApp dengan biaya tertentu.

Facebook dan Whatsapp

Ilustrasi Facebook dan Whatsapp (Foto: Reuters/Dado Ruvic)

Sejak diakuisisi Facebook dengan nilai transaksi 19 miliar dolar AS pada 2014 lalu, WhatsApp terus mengalami perubahan, salah satunya menghapus biaya langganan tahunan sebesar satu dolar AS.

Tidak hanya itu, mereka juga menerapkan WhatsApp Status, sebuah fitur hasil contek dari Snapchat Stories yang memungkinkan pengguna memasang status dengan unggahan foto dan video.

Pada laporan kuartal 2017 lalu, jumlah pengguna WhatsApp totalnya mencapai 1 miliar per hari, sedangkan WhatsApp Status digunakan oleh 250 juta pengguna harian. Angka pesan yang terkirim pun luar biasa banyaknya, yakni 55 miliar pesan dan 4,5 miliar foto per harinya.

https://gimg.kumpar.com/kumpar/image/upload/w_1200,c_fill,ar_40:21,f_jpg,q_auto/l_nddzbmcpt9lirfrrrdbd,g_south,w_1200/pxabr1pbmu8awfxuom9h.jpg



Sumber Artikel

Komentar

comments